Monday, February 6, 2012

Vespa Gembel Modifikasi Kreatif Atau Kurang Kerjaan

Di Indonesia sendiri, Vespa baru dikenal sejak tahun 1960-an yaitu Vespa Congo. Kendaraan ini diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada pasukan TNI (Garuda) yang pulang dari misis PBB di Congo, Afrika.
Revolusi selera terhadap Vespa bagi komunitas pemakai Vespa dan pecinta Vespa  negeri orang dibanding di Indonesia sama-sama mengalami pergeseran yang  ekstrim dan agresif, tapi perbedaannya yang paling menyolok adalah jenis selera yang berbanding terbalik.

Jika di luar negeri orang mencari Vespa lama untuk dimodigfikasi menjadi benda yang antik, elegan dan romantis, di Indonesia justru (sebagian besar) memodifikasinya menjadi jenis Gembel, Angker, Kolot atau vespa berkarat dan kesannya jorok atau kotor.

Pasti Anda pernah melihat segerombolan motor Vespa dengan gaya urakan yang terkesan tidak diurus oleh penggunanya. Itu adalah komunitas Vespa gembel yang memang dengan sengaja mendesain tunggangannya seperti itu adanya. 

Komunitas ini sudah tersebar luas di Jakarta dan sekitarnya dan terbagi dalam berbagai kelompok. Namun, meskipun berkelompok visi mereka tetaplah sama yaitu kebersamaan dan kekeluargaan.

Seperti Eko Banana dari komunitas Vespa gembel Scooterist. Ketertarikan dia mengikuti komunitas ini lantaran dia memang hobi mengembara.

Komunitas Vespa gembel biasanya memodifikasi motormya dengan bermacam gaya, ada yang Classic, Sasis dan Chopper dan berbagai macam aliran modifikasi Vespa mereka lakoni.

Tunggangan sengaja dibikin hancur dan urakan, bak tong sampah berjalan. Mulai dari CD, kaleng susu, dedaunan bahkan kepala kambing menghiasi motor Vespa komunitas ini. Anehnya lagi, tak ada istilah malu bagi komunitas ini.
ini dia koleksi foto vespa “gembel” nya gan…
cekidot….




kebayang kan gan gimna rasanya naek vespa gembel….
ane mah gak mau gan…..
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3578558
http://ntunkz.wordpress.com/2010/03/12/vespa-gembel-lifestyle-atau-kurang-kerjaan/

Modified Satria fu Surabaya dan Bandung

Satria FU150 Modifikasi, Oleh-Oleh Turing Bandung

modifikasi satria bangdung, thai racing look

Kedua pelek palang orisinal diganti. Dipilihnya pelek jari-jari berlapis gold, berlabel Comet model U-shape 1,40 x 17 di depan dan 1,60 x 17 untuk belakang.
pelek ruji satria fuvelg jari satria fu 150

Setang Honda Nova Dash, lebih rendah di banding bawaan standar Biar makin resik dan kinclong, swing arm dikrom.

Ban depan pakai Comet M1 ukuran 70/80-17. Bagian belakangnya dari FDR Genzi profilnya 80/80-17, Sedang teromol depan diadopsi dari Kawasaki Ninja 150R di bagian belakang tetap standarnya.

Untuk menambah tampilan jadi resik dan kinclong, ada beberapa part yang dikrom. Mulai swing arm, sokbreker depan, footstep depan-belakang, kick starter, behel belakang, segitiga atas-bawah, setang kemudi, master rem depan-belakang, kaliper depan-belakang, handel rem dan kopling, sampai standar tengah dan samping. Biar gak kelihatan standar banged, saluran gas buang pake DBS

surabaya modifikasi satria fu




Data Modifikasi:
Bodi : Airbrush Grafis, Sikkens
Ban dpn-blkg: Comet M1 70/80-17 & FDR Genzi 0/80-17
Pelek dpn-blkg: Comet U-shape, 140-17 & 160-17
Setang: Standar dikrom
Sokbreker depan: Standar dikrom
Swing arm: Standar dikrom
CDI: BRT dualband
Knalpot: DBS
Bhen’s airbrush: 022-7049 7838 Jl. Pasundan No. 67, Balungan, Bandung, Jabar. Bengkel ini dipegang Rahmat Mulyana Sumantri, alias Kang Beben. (bengkel Modifikasi Bandung)
4 stroke Clinique: 021-9544 4550 Jl. Raya Cipayung, Cibinong, Jabar. Mulai dari cari spare-part aftermarket,



Satria F-150 Bergya Surabaya Sesungguhnya

pelek ruji gaya racing look 17


Pada umumnya modifikasi kota pahlawan lebih banyak ubah penampilan luar saja, supaya masih bisa dibawa keliling kota. Seperti aplikasi pernik-pernik aluminium berwarna cerah yang diyakini bisa membikin mata melirik Perubahan bergaya racing look.
Untuk kaki-kaki, sengaja diberikan nuansa krom supaya lebih tampak elegan. mesin hanya mengganti beberapa bagian saja. Seperti aplikasi piston CBR 250R yang dibarengi dengan pergantian karburator Mikuni kotak. Pelepas gas buang milik DBS serta CDI berlabel BRT dipasang. Ubahan itu saja dirasa sudah cukup mendongkrak power motor


DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 60/80x17
Ban belakang : Swallow 70/80x17
Pelek depan : TDR 1,60x17
Pelek Belakang : TDR 1,85x17
Cakram: KTC
Stabilizer: KTC

Baca juga tentang satria Fu


Referensi artikel (motorplus-online.com)

FUNGSI NAMA SPARE PART MESIN SEPEDA MOTOR

Semoga membantu secara singkat menjelaskan NAMA SPARE PART DAN FUNGSINYA DALAM MESIN SEPEDA MOTORuntuk menambah ilmu dan mengenal komponen yang ada dalam sepeda motor secara global, maaf bahasa yang digunakan masih sedikit rancu untuk istilahnya juga karena masih menggunakan bahasa sehari-hari bahasa Bengkel.? orang awam. 
baca juga


1.Blok Silinder/shift
Fungsi : Sebagai tempat untuk
menghasilkan energi panas dari proses
pembakaran
2. Zuiger atau Piston
Fungsi : memindahkan tenaga yang
diperoleh dari pembakaran ke poros engkol
(crank shaft) melalui batang piston

3. Ring Piston
Fungsi : - Mencegah kebocoran gas saat
langkah kompressi dan usaha
- Mencegah oli masuk keruang bakar
- Memindahkan panas dari piston ke dinding
silinder
4. Tangan Piston
Fungsi : Menerima tenaga dari piston yang
diperoleh dari pembakaran dan
meneruskannya ke poros engkol (crank
shaft)
5. Poros Engkol (Crankshaft)
Fungsi : Merubah gerak turun naik piston
menjadi gerak putar yang akhirnya
menggerakkan roda-roda
6. Lager atau Bearing
Fungsi : Mencegah keausan dan
mengurangi gesekan
7. Roda Penerus
Fungsi : Menyimpan tenaga putar
yang dihasilkan pada langkah usaha, agar
poros engkol (crank shaft) tetap berputar
terus pada langkah lainnya
8. Katup /klip
Fungsi : Membuka dan menutup saluran
masuk dan saluran buang
9. Tuas Katup
Fungsi : Menekan katup-katup sehingga
dapat membuka
10. Karter (Oil Pan)
Fungsi : Menampung oli untuk pelumasan
11. Timing Chain / Timing Belt
Fungsi : Menghubungkan gerakan putar
poros engkol (crank shaft) ke poros cam
shaft
12. Kepala Silinder/shift
Fungsi : Menempatkan mekanisme katup,
ruang bakar dan juga sebagai tutup silinder
13. gasket atau packing
Menahan kebocoran cairan agar kompresi
tidak bocor
14.nozzle injector
Komponen yang berfungsi menyalurkan
bahan bakar ke silinder pada mesin injeksi


source:http://bocah2mbakalan.blogspot.com/2011/05/nama-spare-part-dan-fungsinya-dalam.html

FUNGSI CDI pada Sepeda MOTOR

CDI adalah FUNGSI CDI PADA MOTOR

Lagi belajar tentang sepeda motor dan sedikit ilmu bengkel kali ini membahas tentang CDI. kebanyakan orang tahu CDI tapi tidak tahu apa itu fungsinya dan apa itu kegunaanya.?

 
secara singkat kerja CDI adalah mengatur waktu meletiknya api di busi yang akan membakar bahan bakar yang telah dipadatkan oleh piston. kerja CDI didukung oleh pulser sebagai sensor posisi piston, di mana sinyal dari pulser akan memberikan arus pada SCR yang akan membuka, sehingga arus yg ada dalam Capasitor yg ada di dalam CDI dilepaskan. Selain pulser ada aki (pada CDI DC) atau spul (CDI AC) dimana sebagai sumber arus yang kemudian diolah oleh CDI.

dan tentunya CDI didukung oleh koil sbgai pelipat tegangan yang dikirim ke busi....

Kalau ingi lebih jelasnya dan detailnya artikel Berikut mungkin bisa membantu.?

Mengenal CDI lebih dekat
CDI adalah sistem pengapian pada mesin pembakaran dalam dengan memanfaatkan energi yang disimpan didalam kapasitor yang digunakan untuk menghasilkan tengangan tinggi ke koil pengapian sehingga dengan output tegangan tinggi koil akan menghasilkan spark di busi. Besarnya energi yang tersimpan didalam kapasitor inilah yang sangat menentukan seberapa kuat spark dari busi untuk memantik campuran gas di dalam ruang bakar. Semakin besar energi yang tersimpan didalam kapasitor maka semakin kuat spark yang dihasilkan di busi untuk memantik campuran gas bakar dengan catatan diukur pada penggunaan koil yang sama. Energi yang besar juga akan memudahkan spark menembus kompresi yang tinggi ataupun campuran gas bakar yang banyak akibat dari pembukaan throttle yang lebih besar.

Skema CDI secara umum ( diambil dari www.crustyquinns.com)
Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa CDI yang kita pasang untuk pengapian sangat berpengaruh pada performa kendaraan yang kita gunakan. Hal ini disebabkan karena dengan penggunaan pengapian yang baik maka pembakaran di dalam ruang bakar akan tuntas dan sempurna sehingga panas yang dihasilkan dari pembakaran akan optimal. Kenapa panas sangat berpengaruh? Karena disain dari mesin bakar itu sendiri, yaitu mengubah energi kimia menjadi energi panas untuk kemudian diubah menjadi energi gerak. Semakin panas hasil pembakaran di ruang bakar artinya semakin besar ledakan yang dihasilkan dari campuran gas di ruang bakar sehingga menghasilkan energi gerak yang besar pula di mesin. Panas disini adalah panas yang dihasilkan murni dari ledakan campuran gas bakar, bukan karena gesekan antar komponen didalam ruang bakar. Dengan kata lain panas yang dimaksudkan adalah panas ideal yang dapat dihasilkan dari pembakaran campuran gas bakar dengan energi dari sistem pengapian yang digunakan.

Bagaimana kita mengetahui besarnya energi dari sistem pengapian (pada kasus ini CDI) yang kita gunakan? Besarnya energi ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus dasar untuk menghitung energi kapasitor yaitu : e=1/2*c*v*v. Dimana c adalah besarnya kapasitor yang digunakan (dalam satuan Farad) dan V adalah tegangan yang disimpan di kapasitor tersebut. Misalkan saja kapasitor yang digunakan 1uF dan tegangan yang disimpan 300V maka energi dari kapasitor tersebut dihitung menggunakan rumus tadi adalah 45 mili Joule. Energi inilah yang akan dikirimkan ke busi melalui koil yang kemudian akan digunakan untuk memantik campuran gas di ruang bakar. Oleh karena itu semakin besar energi ini, semakin kuat spark yang dihasilkan oleh busi.

Spark energy
Besarnya energi ini biasanya (dan seharusnya) disebutkan pada spesifikasi CDI yang kita gunakan. Kenapa? Karena inilah inti dari CDI itu sendiri, yaitu energi yang dihasilkan. Disinilah kita bisa membandingkan atau memberikan suatu justifikasi bahwa sebuah CDI lebih powerfull dibandingkan CDI lain ataupun CDI bawaan standar pabrikan kendaraan. Namun bagaimana jika spesifikasi dari CDI yang kita gunakan tidak menyebutkan besarnya energi yang dihasilkan? Tentunya produsen CDI yang baik akan memberikan besaran-besaran spesifikasi lain yang digunakan oleh CDInya. Biasanya produsen akan memberikan tegangan output CDI, arus yang dikonsumsi, dan range RPM yang bisa dilayani oleh CDI tersebut. Disini masih ada satu pertanyaan untuk mencari nilai C yang digunakan, karena besarnya energi dihitung dengan nilai C kapasitor sedangkan produsen CDI memang jarang menyebutkan berapa besar C kapasitor yang digunakan.
Bagaimana kita mendapatkan besaran nilai C kapasitor? Tentu saja dengan menggunakan kembali parameter spesifikasi CDI yang diberikan oleh produsen. Dari teori rangkaian listrik pada suatu sistem bahwa jumlah daya yang dikeluarkan maksimum sama dengan daya input (pada efisiensi 100%), maka kita dapat memperoleh selain nilai C kapasitor juga nilai energi yang digunakan. Daya input dihitung dengan P = V*I, dimana V adalah sumber tegangan untuk mencatu CDI, yaitu baterai (accu) dan I adalah arus dari baterai yang dikonsumsi CDI pada RPM maksimum yang masih dapat dilayani CDI.
Misalkan pada suatu CDI diketahui spesifikasi sebagai berikut :
tegangan kerja : 11 – 14.5 V
konsumsi arus : 0.1 – 0.75 A
tegangan output: 300 V
range RPM : 500 – 20000 rpm
Dari spesifikasi diatas dapat kita peroleh daya input CDI adalah P = 12 * 0.75, hasilnya adalah 9 watt. Disini digunakan V = 12 karena memang baterai (accu) yang umum digunakan di kendaraan (motor) adalah tipe 12 volt. Arus (I) yang digunakan adalah 0.75 A (arus maksimum dengan acuan spesifikasi di atas) karena arus inilah yang digunakan untuk mengisi kapasitor pada RPM maksimum CDI (20000 rpm). Kenapa menggunakan acuan pada kondisi rpm maksimum? Karena CDI tersebut didisain untuk bekerja pada range RPM rendah- tinggi (500 – 20000 rpm). Semua disain CDI dihitung pada kondisi maksimum agar dapat beroperasi pada range RPM, karena pada RPM maksimum sistem CDI harus mengisi kapasitor sampai tegangan out yang ditentukan (300 V) sebelum satu putaran crankshaft. Karena setiap satu putaran crankshaft pasti tegangan tersebut akan dilepaskan ke koil sebagai akibat posisi sensor yang ditempatkan di magnet. Sehingga pengapian terjadi setiap 360 derajat atau dengan kata lain pengapian terjadi pada langkah kompresi dan langkah buang. Agar kapasitor dapat terisi penuh sebelum sensor mentrigger di semua range RPM maka waktu maksimum untuk mengisi kapasitor harus kurang dari waktu putaran crankshaft pada RPM maksimum. Pada kasus ini waktu pengisian harus < 0.003 detik, yang didapatkan dari rumus T=1/f, dimana f adalah RPM maksimum (20000 rpm = 333,333 Hz).
Dengan daya out CDI yang telah diketahui yaitu 9 watt, dapat kita hitung berapa energi yang dilepaskan oleh CDI. Energi inilah yang menjadi jaminan kualitas CDI yang kita gunakan. Energi ini dihitung dengan rumus P = E/T atau menjadi E = P*T. T disini adalah waktu pada RPM maksimum yaitu 0.003 sekon ( T=1/f, f=333.333Hz). Sehingga diperoleh E = 9*0.003 sama dengan 0.027 Joule. Dengan rumus energi kapasitor maka diperoleh besaran C = 2*E/(V*V) yaitu 0.0000006 Farad atau 0.6 mikro Farad.
Timing pengapian dan setingan lain tentu juga berpengaruh pada hasil akhir performa mesin, namun jika kita lihat dari sisi CDI itu sendiri, energi output lah yang menentukan kualitas CDI. Dengan timing dan setingan lain yang sama, CDI dengan energi yang lebih besar akan menghasilkan performa mesin yang lebih baik.
contoh timing pengapian
Dari paparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin membuat CDI dengan spesifikasi “high energy” namun dengan konsumsi arus yang kecil, dan tentu saja hal ini bertentangan dengan hukum daya. Ingatlah bahwa rumus daya, tegangan, arus (hukum kekekalan energi) adalah sudah matang alias sudah tidak bisa diutak-atik lagi sehingga semua hitungan dari spesifikasi CDI jelas tidak berbohong.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan semakin menambah wawasan kita mengenai apa itu CDI, bagaimana CDI yang baik dan seberapa besar energi pembakaran yang dihasilkan serta apa saja konsekuensi yang ditimbulkan dengan penggunaan CDI yang kita gunakan.
http://469racing.wordpress.com/2009/11/06/mengenal-cdi-lebih-dekat/

FUNGSI KIPROK pada SEPEDA MOTOR

Sedikit ilmu bengkel untuk mengetahui kerusakan ciri-ciri pada kiprok sepeda motor anda.? berikut informasinya semoga menambah ilmu untuk anda sobat modifikasi motor. jangan lupa baca juga tentang Regulator | sistem pengisian sepeda motor untuk menambah ilmu bengkel belajar memperbaiki motor sendiri.?
Science workshop to learn a little damage on the characteristics of your motorcycle kiprok.?The following information may add knowledge to your buddy motor modifications. Do not forget to read also about the Regulator | motorcycle charging system to increase knowledge to improve motor learning workshop itself.?

FUNGSI KIPROK DALAM SEPEDA MOTOR

Rusaknya Kiprok akan menyebabkan lemahnya pada pengisian aki dan lampu motor redup walau sudah digas atau Motor anda di geber-geber. Kiprok rusak kebanyakan  terjadi tegangan tinggi pada aki  dan bisa mencapai 19 volt atau bahkan lebih.

Untuk mengetahui kerusakan pada kiprok ialah dengan mengukur menggunakan Multi tester ke aki motor saat mesin motor hidup, kemudian gas motor, seumpama tegangannya terbaca di multitester lebih dari 15 volt sudah dicurigai Kiprok jebol jadinya tegangannya ngeloss ke aki efeknya aki cepat jebol, cdi, kelistrikan bisa rusak, yang normal saat diukur adalah tegangannya 13.6 volt saat motor nyala di RPM tertinggipun kiprok bebek Honda Supra ada 4 kaki (kabel warna putih, kuning, hijau dan merah). 

Tugasnya selain buat pengisian (mengubah arus AC jd DC) juga sebagai penyetabil (jika pengisian berlebih akan dibuang ke massa). Nah, kalau yang rusak fungsi charge maka aki akan tekor. Tapi kalo yang rusak fungsi penyetabil maka justru bisa overcharge. Misal lampu depan atau lampu panel speedometer sering putus. Ciri lainnya saat putaran mesin dinaikkan, lampu tambah terang hingga putus. seharusnya nyala lampu tetap stabil (meski lampu tidak langsung dari aki ).

ulator (bertugas menjaga pengisian tegangan ke aki 13.6 Volt) semua kiprok motor zaman sekarang menggunakan regulator, makanya disebutnya Regulator Rectifier (red:Kiprok), yang didalamnya terdapat 2 fungsi : 1. Sebagai penyearah arus AC menjadi DC (Komponennya Dioda) 2. Menstabilkan Arus & Tegangan (koponennya adalah Dioda Zener) sehingga tidak perlu kuatir soal pengisiannya.

Referensi ertikel:http://bocah2mbakalan.blogspot.com/2011/09/fungsi-kiprok-dalam-sepeda-motor.html

TIPS Untuk MERAWAT MOTOR MATIC

Hal yang perlu diperhatikan untuk perawatan motor matic anda agar tetap awet dan performanya tidak mudah menurun, mungkin anda perlu lakukan beberapa hal sebagai berikut.? kalau untuk TIPS Merawat Mesin Motor Untuk Mesin Motor 4 Tak anda bisa lihat artikelnya di link tersebut.?


TIPS CARA MERAWAT MOTOR MATIC
1. Lakukan servis umum setiap 2 bulan sekali, cek karburator, cek busi, buka filter udara dan cek rantai.

2. Servis karburator setiap 3 bulan sekali.

3. Perhatikan V.Belt (letaknya disamping kiri roda) diganti tiap 25.000 km dan diservis tiap 10.000 km.

4. Oli mesin sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin. Ganti oli tiap 2.000 km, jangan ditunggu sampai minyak pelumas berwarna kehitam-hitaman karena mempengaruhi kelenturan daya tarik dan kinerja mesin.

5. Tiap 15.000 km klep harus dibersihkan agar mesin dalam kondisi yang selalu prima dan motor tidak ngadat atau mogok, biasanya kotoran sering mengganjal di klep.

6. Periksa tekanan angin ban, jangan terlalu keras dan juga jangan kurang angin.

7. Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, hidupkan mesin dengan menarik cuk dan gunakan starter kaki. Biarkan mesin hidup sekitar 5 menit supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Kemudian kembalikan letak cuk dan motor siap digunakan.

8. Gunakan selalu spare part asli. Lebih baik mahal sedikit tetapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli meski murah tetapi tidak tahan lama.

9. Sebaiknya servis motor di bengkel resmi yamaha, jika ada kerusakan lebih mudah ditangani dan pastinya setiap melakukan service kita mendapatkan garansi 1 minggu jika terjadi hal-hal yang kurang baik bisa kembali lagi untuk diservis.

Tamahan Untuk Perawatan motor matic anda

Merawat motor matic :
1. Ganti oli mesin : oli yang saya pakai biasanya oli yang standard digunakan oleh pabrikan itu sendiri, untuk kekentalan sesuai kebutuhan; untuk dipakai melaju cepat memakai yang encer, kalalu untuk sehari-hari yang agak kental. Usahakan ganti Oli minimal tiap 2000 km (kurang dari 2000 km lebih bagus…), jangan berpatokan pada hari atau bulan ganti oli sebelumnya, tetapi berpatokan pada kilometer yang tertera pada speedometer.2. Ganti oli transmisi : usahakan jangan melebihi 7500 Km.
3. Ganti Vent Belt : layak untuk diganti jika pemakaian lebih dari 20.000 Km, sekalian membersihkan ruang transmisi tersebut.
4. Pastikan busi bekerja dengan baik, mengeluarkan percikan api yang bagus dan jangan lupa demi kelanggengan mesin gunakan spare part standard saja (sesuai kebutuhan).
5. Chek kondisi aki, ini penting karena kebanyakan motor matic meruapakan motor full DC dimana peran aki sangat berpengaruh, yaitu untuk tenaga dan sumberdaya motor itu sendiri.
6 . Ganti Oli shocbreaker : untuk menjaga kemantapan suspensi ganti oli shockbreaker minimal 10.000 Km.
Demikian panduan singkat mengenai perawatan motor matic, semoga bermanfaat..!

HARGA Spesifikasi Untuk Mobil Suzuki Ertiga

Mobil Suzuki Ertiga Kali ini tentang berita mobil baru dari suzuki mengenai informasi harga dan spesifikasinya berikut informasinya silahkan di simak di baah ini semoga membantu anda.?

Suzuki Ertiga Suzuki Ertiga desainnya sederhana dan tidak aneh aneh bagian depan menyerupai suzuki splash dan suzuki swift pada lampunya, perpaduan antara head lamp Swift dan Splash. Sedangkan lampu bagian belakang Suzuki ertiga ini mirip punya Suzuki SX4 dan APV Arena. Suzuki ertiga ini tersedia 2 mesin, bensin dan diesel. Suzuki menyimpan mesin K-series berkapasitas 1.4 liter bensin yang mampu memuntahkan tenaga hingga 70 kW di 6.000 rpm dengan torsi 130 Nm di 4.000 rpm. Sedangkan mesin diesel berkapasitas 1.3 liter sudah memiliki tenaga hingga 66 kW di 4.000 rpm dengan 200 Nm di 1.750 rpm sebagai torsinya. Mesin ini pun sudah dilengkapi dengan teknologi DDiS Super Turbo.Berikut kita lihat

Spesifikasi Suzuki Ertiga :
- Mesin bensin K14 berkapasitas 1,4 liter (1.372 cc)
- 95 PS dan torsi 130 Nm
- Kapasitas : 7 orang
- Dimensi Panjang : 4.265 mm
- Lebar : 1695 mm
- Tinggi : 1685 mm
- Wheelbase : 2740 mm.
- Tilt steering
- keyless entry dan central lock
- Tombol audio di setir,
- Audio dengan koneksi USB
- Suspensi : McPherson strut.
- Pengereman dengan system ABS ( u/ Type Atas )
Harga Suzuki Ertiga
Untuk harga suzuki ertiga indonesia akan di banderol sekitar 140 juta sampai 180 juta, ntuk di india di banderol sekitar 130 juta. Untuk versi Suzuki Ertiga Indonesia, varian yang akan hadir adalah GA, GL, GX sedangkan untuk warna exterior adalah Dusky Brown, Serene Blue, Radiant Red, Pearl White, Silky Silver, Graphite Grey, Burgundy, dan Black.

Keunggulan Suzuki Ertiga :
- Tampilannya yang stylish dan ekterior modern
- Perpaduan dengan interior dan dashboard mewah
- Ertiga menawarkan sistem audio 2DIN yang bisa dikontrol lewat tombol-tombol di kemudi
- Pintu depan dan belakang besarnya sama sehingga akses keluar masuk yg nyaman untuk baris kedua dan ketiga
- Front wheel drive dan irit bahan bakar yakni bahan bakarnya mencapai 16.2km/liter dengan produksi daya maksimal 96ps dan torsi .
Suzuki Ertiga

Suzuki Ertiga
Berikut sedikit informasi dari oto-trendz tentang Suzuki Ertiga Harga Dan Spesifikasi
semoga bermanfaat